Kamis, 20 Juni 2019

HARI JADI PEMKOT MOJOKERTO KE-101,GELAR ZIKIR AKBAR.NING ITA:KEBERSAMAAN ADALAH KEKUATAN KITA.

MOJOKERTO-Gebyar Hari Jadi Ke-101 Kota Mojokerto terus bergulir,Selasa (18/6),pemkot menggelar zikir Akbar di GOR Seni Mojopahit,Jalan Gajah Mada 149 Kota Mojokerto.Walikota Mojokerto Ika Puspitasari hadir didampingi suami,Suoriyadi Karima Syaiful.Turut hadir jajaran Forkopimda Kota Mojokerto,Wakil Walikota Achmad Rizal Zakaria & Ketua TP PKK Kota Nur Chasanah Achmad Rizal serta Sekdakot beserta Kepala OPD,Camat & Lurah se-Kota Mojokerto.Ning Ita menyampaikan,zikir akbar adalah momentum menyambut Hari Jadi Ke-101 Kota Mojokerto & bermuhasabah."Saya ingin mengajak jajaran pemerntahan & seluruh masyarakat untuk berinstropeksi diri.Hal-hal baik apa yang pernah kita pertahankan & mana hal-hal yang harus segera diperbaiki,"katanya.Seperti tema hari jadi tahun 2019."Maju Melangkah Bersama untuk Kota Mojokerto yang Berdaya Saing & Mandiri",pihaknya mengatakan,semua warga Kota Harus bersama-sama,bersatu dalam harmonisasi yang indah.Saling mendoakan & saling menguatkan satu sama lain."Kebersamaan adalah kekuatan kita.Dengan demikian,diharapkan kita mampu menyelesaikan berbagai hambatan,tantangan,& persoalan dalam berbagai sektor pembangunan.Sehingga,kita mampu mewujudkan Kota Mojokerto yang lebih berdaya saing & mandiri diberbagai sektor,"tegas Ning Ita.Sebelum zikir akbar,Ning Ita mengingatkan semua jamaah untuk mengikuti zikir dengan penuh kekhidmatan & berdoa untuk keamanan & kedamaian Kota Mojokerto serta masyarakatnya akan terus guyub rukun.Ning Ita kembali memohon doa & dukungan dari warga agar para pemimpin daerah di Kota Mojokerto & seluruh ASN di lingkungan Pemkot Mojokerto selalu diberi kekuatan & kemudahan dalam menjalankan amanah,mengabdi & menjalankan tugas pembangunan di Kota Mojokerto.Sementara itu,kemarin,Walikota Ika Puspitasari pada rabu (19/6) menghadiri Rapat Paripurna yang digelar oleh DPRD Kota Mojokerto dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-101 Kota Mojokerto.Sidang Paripurna dipimpin secara langsung oleh Ketua DPRD Kota Mojokerto,Febriana Meldyawati.Selain dihadiri Walikota,Paripurna DPRD juga diikuti oleh perwakilan dari Kabupaten Mojokerto,& DPRD Kabupaten Mojokerto,jajaran Forkopimda Kota Mojokerto,Wakil Walikota Mojokerto,Sekretaris Daerah Kota Mojokerto,serta para staf ahli,Kepala OPD di lingkungan Pemkot Mojokerto.Juga hadir Camat & Lurah se-Kota Mojokerto,Kepala Badan & Kantor Instansi Vertikal di Kota Mojokerto,anggota Forum Koordinasi pimpinan Kecamatan serta Kepala Sekolah SD & SMP di Kota Mojokerto.Ning Ita menyampaikan,rapat paripurna peringatan hari Jadi Ke-101 ini menjadi sangat istimewa karena para jajaran legislatif,eksekutif,beserta seluruh stakehoder bisa bersinergi guna melakukan refleksi demi mewujudkan cita-cita bersama,yaitu menjadikan kehidupan & masa depan masyarakat Kota Mojokerto yang lebih baik & berdaya guna & mandiri."Pada kesempatan yang baik ini perkenankan saya menyampaikan terima kasih & apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak.Baik pimpinan maupun anggota Dewan yang terhormat,aparatur pemerintah,juga seluruh elemen masyarakat Kota Mojokerto yang telah mendorong terbangunnya suasana yang kondusif di Bumi Mojopahit ini.Karena dalam suasana yang aman,tentram,damai & demokratis inilah,kita dapat melaksanakan tahapan pembangunan daerah kita dengan sebaik-baiknya,"kata Ning Ita.(Di kutip dari Radar Mojokerto,Halaman 1,20 Juni 2019).

Rabu, 19 Juni 2019

PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) DI KOTA MOJOKERTO,SISTEM ZONASI UNTUK PEMERATAAN PENDIDIKAN.

Pemerintah Kota Mojokerto telah menetapkan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2019-2020 di jenjang SDN dan SMPN dengan sistem zonasi.Zonasi bertujuan menciptakan pemerataan kualitas pendidikan di Kota Onde-Onde.Wali Kota Ika Puspitasari,menegaskan petunjuk teknis (juknis) terkait sistem PPDB zonasi telah diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 35 Tahun 2019.Menurutnya,regulasi tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan & Kebudayaan ( Permendikbud) Nomor 51 Tahun 2018."Jadi,minimal 90% harus jalur zonasi.Sisanya 5% lagi untuk jalur perpindahan tugas orang tua," terangnya.Dia menyatakan,dalam sistem zonasi kali ini,penerimaan siswa akan mempertimbangkan kedekatan jarak antara sekolah tujuan dengan tempat tinggal sesuai Kartu Keluarga/KK.Dengan begitu,calon peserta didik yang memiliki rentang jarak paling dekat dengan sekolah memiliki peluang besar untuk diterima.Dari 3 Kecamatan di Kota Onde-Onde ditetapkan menjadi satu wilayah zona.Meski demikian,sebut Ning Ita,batas zonasi di Kota Mojokerto tidak dibuat kaku.Karena masih tetap memberi peluang bagi siswa luar kota.Khususnya yang ada di wilayah perbatasan,"Karena kita tidak menutup kemungkinan untuk menerima daerah tetangga yang berbatsan langsung dengan Kota Mojokerto,"tandasnya.Dia menyatakan,dengan diterapkannya sistem zonasi ini,maka diharapkan peserta didik yang diterima di 9 SMP Negeri Kota Mojokerto tidak terlalu jauh saat menempuh pendidikan.Dan yang tak kalah penting lagi,sesuai dengan roh yang diterbitkannya Permendikbud 51/2018,sistem zonasi bertujuan pemerataan pendidikan.Sebab,imbuh Ning Ita,PPDB zonasi mampu menghilangkan label sekolah yang selama ini dianggap favorit & non favorit.Sehingga dapat menimbulkan kesenjangan antara sekolah."Kalau dengan zonasi ini kan bisa lebih merata.Artinya,ketika ada siswa berprestasi pun    kalau memang tidak masuk zonasi,dia tidak bisa memilih sekolah yang selama ini dikategorikan favorit,"tegasnya.Untuk mendukung percepatan pemerataan pendidikan tersebut,secara bertahap Pemkot Mojokerto juga akan fokus untuk meningkatkan infrastruktur sekolah.Ning Ita  menyebutkan,infrastruktur merupakan salah satu yang menjadi program prioritas.Sebab,sesuai 'mandatoris spanding' yang diamanatkan undang-undang,APBD harus memenuhi 25% untuk bidang infrastruktur."Dan infrastruktur tidak hanya jalan & jembatan.Gedung sekolah juga bagian dari infrastruktur,"tandasnya.Oleh karena itu,pemkot melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Mojokerto ke depan akan memetakan sekolah yang infrastrukturnya perlu dilakukan revitalisasi.Dengan harapan,selain pemerataan siswa dan tenaga pendidikan,infrastruktur juga akan disamaratakan.(Dikutip Radar Mojokerto,19 Juni 2019).

RSUD dr.WAHIDIN SUDIRO HUSODO PERINGATI HARI JADI KE-101 KOTA MOJOKERTO,TINJAU OPERASI BIBIR SUMBING GRATIS,NING ITA APRESIASI RSUD.

Mojokerto-Rangkaian acara dalam rangka Hari Jadi ke-10 Kota Mojokerto berlanjut dengan operasi bibir sumbing gratis yang di gelar oleh Rumah Sakit Umum Daerah/RSUD dr.Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto.Kegiatan operasi bibir sumbing yang berlangsung pada Selasa (18/6) ditinjau secara langsung oleh Walikota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Wakil Walikota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria.Direktur RSUD dr.Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto,dr.Sugeng Mulyadi menjelaskan,pada kegiatan ini akan dilakukan operasi bibir sumbing untuk 5 orang pasien."Ada 5 pasien.3 pasien diantaranya warga Kota Mojokerto,1 warga dari Kabupaten Mojokerto & 1 lagi dari Jombang,"jelas Sugeng.Pihaknya menambahkan,2 anak pasien bibir sumbing adalah bayi,usia 2,5 bulan & 3,5 bulan.Setibanya di RSUD dr.Wahidin Sudiro Husodo,Ning Ita & Cak Rizal menyapa orang tua para pasien operasi bibir sumbing.Ning Ita mendoakan agar operasi dapat berjalan dengan lancar."Semoga operasinya lancar & semua pasien juga segera sembuh,"kata Ning Ita.Salah satu orang tua pasien yang berbincang dengan Ning Ita adalah Nuryanto,orang tua dari pasien warga Kauman,Nuryanto merasa berbahagia mendapatkan pelayanan operasi gratis bagi putranya."Ini sudah operasi yang keempat bagi anak saya & sifatnya lebih pada perbaikan.Saya sangat berterima kasih kepada Pemkot & Rumah Sakit Umum karena membantu kami dengan operasi gratis ini,"ujar Nuryanto bahagia.Setelah menyapa para orang tua pasien operasi bibir sumbing,Ning Ita & Cak Rizal melanjutkan meninjau ruang operasi & ruang pasca operasi.(Di kutip dari Radar Mojokerto,Jawa Pos,19 Juni 2019).

Selasa, 18 Juni 2019

KOTA MOJOKERTO GALAKKAN PROKASIH,CIPTAKAN LINGKUNGAN SEHAT DAN BERSIH.

Pemkot Mojokerto terus gencar untuk menjaga kebersihan lingkungan.Salah satunya dengan menggalakkan Program Kali Bersih (Prokasih).Aksi kerja bakti untuk membersihkan sepanjang aliran sungai di Kota Onde-Onde itu bertujuan menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih.Prokasih merupakan program yang gagas oleh Pemkot Mojokerto di bawah pimpinan Wali Kota Ika Puspitasari.Agenda yang dilaksanakan secara rutin setiap pekan ini merupakan upaya dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih.Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-101 Kota Mojokerto,Prokasih digelar serentak se-Kota Mojokerto,Minggu (16/6),Wali Kota didampingi Kepala DLH Ikromul Yasak turun langsung bergotong-royong membersihkan sungai di Jalan Empunala,Kecamatan Magersari Kota Mojokerto."Tidak hanya meninjau,kami juga turut membersihkan sungai dan rumput di sekitarnya"terang Ning Ita.Menurutnya setiap minggu pemkot secara rutin menggelar Prokasih.Tidak hanya melibatkan unsur DLH saja,melainkan juga lintas sektoral maupun stakeholder lainnya.Di antaranya pramuka,tagana,komunitas remaja,TNI-Polri,hingga seluruh elemen masyarakat bergerak bersama-sama."Harapannya seluruh masyarakat Kota Mojokerto bersama-sama menjaga kebersihan sungai dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar"tandasnya.Selain kebersihan,digelarnya Prokasih juga mampu membawa manfaat bagi warga Kota Mojokerto.Sebab,sebut Ning Ita wilayah yang dipimpinnya dikelilingi oleh sungai.Sehingga jika selalu terjaga kebersihannya,maka bisa terhindar dari musibah banjir.Tak kalah pentingnya juga menghindari dari paparan penyakit yang bersumber dari sanitasi yang kurang baik.Tak terkecuali Demam Berdarah Dengue (DBD) yang mengancam saat musim penghujan tiba.Sementara itu,Kepala DLH Kota Mojokerto Ikromul Yasak,menambahkan digulirkannya Prokasih juga dapat membantu dalam rangka penilaian Adipura tahun ini.Dia mengatakan,dengan saling gotong-royong,maka masyarakat akan terbiasa untuk kerja bakti menjaga lingkungan."Terutama kebersihan sungai dan tidak membuang sampah ke sungai"imbuhnya.Di sisi lain,Prokasih juga mensinkronkan pengadminisrasian Kebijakan Strategi Daerah (Jakstrada)."Tidak hanya masyarakat,tetapi lintas sektoral juga ikut terlibat karena merasa bertanggung jawab"pungkasnya.(Dikutip Radar Jombang,18 Juni 2019).

Senin, 17 Juni 2019

JALAN SANTAI DAN SENAM MASAL MENYAMBUT HARI JADI KE-101 KOTA MOJOKERTO.

Berita Rajawali-Pada hari Senin (17 Juni 2019),bertempat di Lapangan Raden Wijaya,Kota Mojokerto,diadakan Jalan Santai & Senam masal dalam rangka Hari Jadi Kota Mojokerto yang ke-101,jam 06.30 sampai dengan selesai.Jalan sehat yang mampu menyedot atensi massa baik dari TNI,POLRI,OPD,ASN,Kader PSN,pelajar serta masyarakat umum tersebut diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan / Dinkes Kota Mojokerto.Kegiatan ini juga menjadi kampanye hidup sehat dengan slogan CERDIK,sebuah akronim yang bisa dijabarkan sebagai berikut :
- C : Untuk cek kesehatan secara rutin
- E : Untuk enyahkan asap rokok
- R : Untuk rutin olahraga
- D : Untuk diet gizi seimbang
- I :  Untuk istirahat cukup
- K : Untuk kelola stres.
Di samping itu,dalam pengarahannya Ibu Walikota Mojokerto juga menyampaikan Kampanye Germas ( Gerakan Masyarakat Hidup Sehat ) & Diet Sampah Plastik,serta cuci tangan bersama secara benar.Dalam kesempatan ini diadakan pula tes kesehatan gratis oleh Puskesmas yang ada di Kota Mojokerto serta beberapa Rumah Sakit,baik negeri maupun swasta untuk semua yang hadir dalam acara di pagi hari yang cerah tersebut.Adapun rute yang dilalui dalam jalan santai tersebut adalah : Start-lapangan Surodinawan,Jalan Raya Surodinawan,Jalan Cinde,jalan raya Blooto,Jalan Kemasan,Kemasan Gang Makam,Jalan Suromurukan,Jalan Ketidur,& Finish di Lapangan Surodinawan.Di akhir acara,diadakan undian door prizze untuk peserta maupun untuk hadiah utama.(Di tulis oleh Ika & Dian,KIM Rajawali).


LOMBA LANSIA PERINGATAN HUT-101 KOTA MOJOKERTO,NING ITA DORONG SEMANGAT WARGA LANSIA UNTUK TETAP PRODUKTIF.

MOJOKERTO KOTA-Lomba adalah salah satu sarana untuk meningkatkan kreaktivitas.Termasuk warga yang telah lanjut usia di Kota Mojokerto.Untuk itu Dinas Sosial Kota Mojokerto dalam rangka menyambut Hari Jadi Ke-101 Kota Mojokerto menyelenggarakan momen khusus untuk warga lansia di Kota Mojokerto.Yaitu Lomba Lansia yang dibuka secara langsung oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari pada Hari Minggu (16/6) di taman Kehati,jalan Raya Ijen,Kota Mojokerto,Lomba Lansia ini juga digelar dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional yang jatuh pada 29 Mei lalu.Lomba yang digelar khusus untuk warga Lansia pada tahun ini yaitu Ibu Walikota Mojokerto.Lomba cipta kreasi daur ulang & lomba busana muslim.Lomba diikuti oleh kurang lebih 300 orang lansia yang berasal dari berbagai kelompok / organisasi lansia di Kota Mojokerto.Diantaranya adalah Komda Lansia,Yayasan Gerontologi,LVRI,PWRI,Pepabri,Karang Werda,Posyandu Lansia,& Kelompok Lansia di tingkat RT/RW.Mengawali sambutannya,Ning Ita menyampaikan apresiasi atas partisipasi para peserta yang telah mengikuti lomba.Melalui kegiatan ini,Ning Ita berharap dapat meningkatkan komunikasi & kebersamaan diantara Lansia,mewujudkan & meningkatkan kesadaran para lansia,keluarga & masyarakat.Memaknai kehidupan berbangsa & bernegara melalui berbagai kegiatan terpadu antara masyarakat & pemerintah dalam rangka meningkatnya kualitas kesejahteraan para Lansia."Selain itu dengan digelarnya lomba bagi lansia ini diharapkan dapat memotivasi para individu,keluarga,organisasi sosial,masyarakat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sosial lanjut usia dengan mengembangkan jiwa & semangat kebersamaan menuju Lanjut Usia Sejahtera 2025,"kata Ning Ita."Dengan lomba kreasi daur ulang ini diharapkan dapat menggugah kesadaran masyarakat tentang pentingnya "recycling life style ",yaitu gaya hidup memanfaatkan barang tidak terpakai/sampah menjadi produk baru yang mempunyai nilai seni & ekonomi dengan sentuhan kreativitas,"jelas Ning Ita.Ning Ita menambahkan bahwa lomba kreasi daur ulang menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk mengurangi sampah,sekaligus sebagai media masyarakat & khususnya generasi muda lebih tertarik untuk berpartisipasi & terlibat dalam kreasi daur ulang.Melalui lomba menulis surat  untuk Walikota & lomba busana muslim,Ning Ita berharap agar dapat meningkatkan produktinitas para lansia di Kota Mojokerto.Karena menurut Ning Ita para Lansia dalam menyongsong masa tuanya haruslah terus memiliki semangat yang tinggi & berdaya guna.Menutup pengarahannya,Ning Ita berdoa agar warga Lansia di Kota Mojokerto akan senantiasa diberi kesehatan & keberkahan untuk terus berkarya.(Di kutip dari Radar Mojokerto,Jawa Pos,17 Juni 2019).

TORIQOH 65:SPIRIT IDUL FITRI.

Pembina Ikatan Toriqoh Qodiriyah wa Naqsyabandiyah (ITQON) PP Darul Ulum Rejoso,KH Cholil Dahlan,Sabtu (15/6) menyampaikan pesan yang selalu disampaikan Syekh Abdul Qodir Aljilani setiap Idul Fitri.Yakni hadist Nabi Muhammad SAW,siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir,maka sambunglah silahturahmi,muliakan tamu dan tetangga serta berkatalah yang baik atau diam."Menyambung silahturahmi ini maknanya luas"kata KH Cholil Dahlan.Pemgasuh PP Darul Ulum Rejoso sekaligus Ketua MUI Jombang ini lantas menjelaskan:
1.Umat Dituntut silahturahmi atau menyambung hubungan yang baik dengan sesama manusia.Meliputi keluarga,sanak dan saudara.Juga para guru dan sahabat.Dengan cara mendatangi mereka.Jika sudah wafat,maka kita ziarah kuburnya."Menurut Syekh Abdul Qodir Jilani,kita juga harus bisa silahturahim dengan alam dan lingkungan"jelasnya.Wal arham dalam QS Annisa 1 dan wa ulul arham dalam QS Al Anfal 75 bukan hanya berarti orang-orang yang pernah satu rahim dengan kita"ujarnya.Dijelaskan,dalam konteks silahturahmi juga yang pernah satu sekolah,satu pesantren,satu almamater.Bahkan meliputi alam dan lingkungan kita berada."Sebab alam dan lingkungan bagi kita juga seperti rahim.Tanpa alam dan lingkungan kita tidak akan bisa hidup"bebernya.Sebagaimana bayi yang dalam kandungan butuh rahim.Maka kepada binatang,kita juga harus bisa silahturahmi."Menempatkan binatang seperti posisinya.Misalnya dirawat yang baik.Kemudian waktunya disembelih,disembelih yang baik.Waktunya kurban dipakai kurban"jelasnya.Jika punya hewan peliharaan,jangan sampai dibiarkan kelaparan dan kehausan."Kepada tumbuh-tumbuhan,kita juga harus bisa silahturahim.Jangan sampai ditebangi secara liar"paparnya.Jika punya tanaman yang butuh disirami dan dipupuk,maka disirami dan dipupuk.
2.Orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir harus memuliakan tamu dan tetangga."Caranya dengan membelanjakan uang.Yakni menyiapkan suguhan atau memberi hantaran"jelasnya.Inilah sebabnya jelang hari raya atau maleman kita diajari membuat jajan untuk suguhan tamu."Sejak proses membuat suguhan,kita sudah dicatat berpahala karena niatnya untuk memuliakan tamu"uranya.
3.Orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir harus berkata yang baik atau diam."Tulisan termasuk salah satu bentuk ucapan.Bahkan sikap juga termasuk ucapan.Jadi tulisan dan sikap juga harus dijaga"bebernya.Orang yang bisa melaksanakan ketiganya,maka itulah tanda ibadah Ramadannya diterima sehingga pada saat idul fitri termasuk orang-orang yang diampuni segala dosanya.Sehingga seperti orang yang baru lahir dari rahim ibunya."Jadi intinya,spirit Idul Fitri adalah spirit untuk berbuat baik kepada siapa saja,spirit untuk senang sedekah dan spririt untuk tidak berbuat jelek kepada siapa pun baik dengan lisan,tulisan maupun perbuatan"pungkasnya.(Dikutip Radar Jombang,17 Juni 2019).

Minggu, 16 Juni 2019

JALAN SANTAI DALAM RANGKA DEKLARASI DAMAI PASCA PEMILU.

Berita Rajawali- Pada Hari Minggu (16/6) jam 06.00 sampai dengan selesai bertempat di Alun-alun Kota Mojokerto diadakan jalan santai & senam sehat dalam rangka Deklarasi Damai Pasca Pemilu yang diadakan oleh Polresta Mojokerto & dihadiri oleh Forkopimda Kota Mojokerto dihadiri oleh ribuan peserta baik dari Kota Mojokerto maupun luar Kota Mojokerto .Jalan sehat yang diberangkatkan oleh Bapak Kapolresta Mojoketo,AKBP Sigit Dany Prasetyo,SH,SIK,juga dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara / Ulang Tahun POLRI yang ke-73 melewati rute Jalan Majapahit,Jalan KH Achmad Dahlan,Jalan Residen Pamuji,Jalan Jaksa Agung Suprapto & Finish kembali ke Alun-alun Kota Mojokerto ini dilanjutkan dengan senam pagi bersama.Para peserta yang beruntung mendapatkan doorprize dari panitia.Selanjutnya dibacakan Deklarasi Damai Pasca Pemilu,yang pada intinya,"BERSATU,INDONESIA DAMAI,TOLAK KERUSUHAN,JAGA JAWA TIMUR,& UNTUK INDONESIA DAMAI" yang dibacakan secara langsung oleh Bapak Kapolresta yang diikuti oleh semua peserta yang hadir saat itu.Pada akhir acara dilanjutkan dengan pembagian Hadiah Utama.Acara yang menyedot antusias massa ini juga diliput oleh berbagai media massa & menambah khasanah kemeriahan Kota Mojokerto.(Di tulis oleh Ika & Dian,yang berada di lokasi acara,KIM Rajawali).

HALAL BIHALAL PAFI CABANG KOTA MOJOKERTO.

Berita Rajawali:Pada Hari Minggu (16/6) jam 10 pagi bertempat di kediaman Ketua PAFI/Persatuan Ahli Farmasi Kota Mojokerto mengadakan acara Halal-Bihalal di kediaman Ibu Ketua PAFI Kota Mojokerto,Retno Setyo Feri Wilujeng AMd,Farm,Banjar Mlaten,Lengkong,Mojoanyar,Kabupaten Mojokerto dengan tema "KEINDAHAN SALING MEMAAFKAN UNTUK MENYAMBUT HARI KEMENANGAN yang dihadiri oleh seluruh anggota PAFI baik dari Apotek,PKM, serta Puskesmas yang ada di Kota Mojokerto.Acara tersebut dihadiri juga oleh Bapak Ketua PAFI Jawa Timur,DRS Hendro Tri Pancoro,Apt,MM.Dalam halal bihal tersebut dibahas juga tentang keorganisasian PAFI & agar semua masalah dapat segera terselesaikan.Di akhir acara,diadakan undian doorprize bagi para undangan yang hadir. & beruntung.(Ditulis oleh Sri Suharti,Anggota PAFI Cabang Kota Mojokerto,Ibunda dari Ika,Dian & Nana,KIM Rajawali).


Label : KEGIATAN